Posted by: semutraksasa | February 2, 2008

Salam di angin lalu

Mlm2 yang sunyi ni teringat pd office mate , her only daughter passed away Dec last year at the age of 11yrs old. She got brain tumor . . Kami pernah visit arwah di rumah neneknya di PJ masa Ramadhan tahun lepas. Tumor arwah ditempat yg sukar dibedah , very high risk kalau nak proceed dgn operation.

Kak Az mbik cuti panjang utk berada di sisi arwah.Masanya tak lama , kira2 bln dari diagnos , sampai arwah meninggal. Pada hari tersebut , kami pergi berziarah mmg sayu , sblm jenazah dikapankan, kami sempat melihat wajah arwah..air mata si ayah mmg mengalir laju , Kak Az ttp setia disisi bersama anak bungsunya Aiman.

We ‘ll never know , we are not the GREATEST planner. Setiap yg bernyawa pasti merasai mati.

Tiba2 teringat pada org yg dah pergi , arwah nenek , ya’i , nya’i , cik nur..moga roh mereka dirahmati dan ditempatkan dikalangan org yg soleh. Amin

Menanti Di Barzakh
http://www.senikata.com/lirik-lagu-nasyid/far-east/menanti-di-barzakh.html

Ku Merintih, Aku Menangis,
Ku Meratap, Aku Mengharap,
Ku Meminta Dihidupkan Semula,
Agar Dapat Kembali Ke Dunia Nyata,Perjalanan Rohku,
Melengkapi Sebuah Kembara,
Singgah Di Rahim Bonda,
Sebelum Menjejak Ke Dunia,
Menanti Di Barzakh,
Sebelum Berangkat Ke Mahsyar,
Diperhitung Amalan,
Penentu Syurga Atau Sebaliknya,Tanah Yang Basah Berwarna Merah,
Semerah Mawar Dan Jugak Rindu,
7 Langkah Pun Baru Berlalu,
Susai Talkin Penanda Syahdu,
Tenang Dan Damai Di Pusaraku,
Nisan Batu Menjadi Tugu,
Namun Tak Siapa Pun Tahu Resah Penantianku,Terbangkitnya Aku Dari Sebuah Kematian,
Seakan Ku Dengari,
Tangis Mereka Yang Ku Tinggalkan,
Kehidupan Disini Bukan Suatu Khayalan x2
Tetapi Ia Sebenar Kejadian x2Kembali Oh Kembli,
Kembalilah Kedalam Diri,
Sendirian Sendiri,
Sendiri Bertemankan Sepi,
Hanya Kain Putih Yang Membaluti Tubuhku,
Terbujur Dan Kaku,
Jasad Terbujur Didalam Keranda Kayu,Ajal Yang Datang Dibuka Pintu ,
Tiada Siapa Yang Memberi Tahu,
Tiada Siapa Pun Dapat Hindari,
Tiada Siapa Yang Terkecuali,
Lemah Jemari Nafas Terhenti,
Tidak Tergambar Sakitnya Mati,
Cukup sekali Jasadku Untuk Mengulangi,Jantung Berdenyut Kencang,
Menantikan Malaikat Datang,
Mengigil Ketakutan Gelap Pekat Dipandangan,
Selama Ini Diceritakan x2
Kini Aku Merasakan x2
Dialam Barzakh Jasad Dikebumikan x2Ku Merintih, Aku Menangis,
Ku Meratap, Aku Mengharap,
Ku Meminta Dihidupkan Semula,
Agar Dapat Kembali Ke Dunia Nyata

Leave a response

Your response:

Categories